|
SINGA SI RAJA HUTAN DAN TIGA SEKAWAN Pada suatu ketika, hiduplah seekor Singa yang bernama madotkata di sebuah hutan bersama dengan para pengikutnya, dia menjalin persahabatan dengan anjing hutan, burung gagak dan serigala. Namun , ketiga bintanang tersebut memiliki motif tertentu dibalik hubungan persahabatan. Mereka menyadari bahwa Singa adalah Raja hutan dan jika bersahabat dengan makhluk ganas tersebut maka mereka akan dilindungi oleh si raja huta . Untuk itu mereka sangat patuh dan melayani si raja Hutan dengan sebaik baiknya Mereka tidak perlu bekerja keras untuk mendapatkan makanan mereka. Biasanya singa selalu memberikan sisa sisa makanannya kepada mereka. Disamping itu posisi mereka menjadi kuat apabila dekat dekat dengan raja hutan. Oleh sebab itu tiga sekawan melewati hari hari mereka dengan bahagia di samping Raja hutan. Suatu hari, seekor Unta, yang baru datang dari negeri yang jauh tersesat ke hutan dimana para kawanan tersebut tinggal. Dia berusaha keras untuk mencari jalan keluar hutan. Namun dia tidak berhasil. Dalam waktu bersamaan, tiga sekawan tersebut sedang melewati jalan yang sama dimana unta tersesat. Ketika mereka melihat unta, seketika terbersit dalam pikiran mereka bahwa dia bukan penghuni hutan. Si anjing hutan berkata pada 2 temannya ,"ayo kita bunuh saja mereka dan memakannya". Serigala menjawab," Binatang ini sangat besar kita tidak bisa membunuhnya dengan mudah. Menurut saya kita harus memberitahu raja kita terlebih dahulu mengenai unta ini". Si burung gagak menyetujui ide yang disampaikan serigala. Setelah tercapai kesepakatan, mereka pergi untuk bertemu raja Singa. Setelah bertemu raja, anjing hutan mendekati raja dan berkata," Paduka raja, seekor unta yang tidak dikenal dengan berani telah memasuki areal kerajaan tanpa ijin anda. Badannya sangat gemuk dan bisa memberikan makanan yang lesat buat kita. ,"ayo bunuh saja dia". Singa mengaum dengan keras ketika mendengar berita ini dan berkata,"apa yang kamu katakan? Seekor unta datang minta perlindungan ke kerajaanku. Tidaklah etis untuk membunuhnya justru kita harus memnyediakan penampungan buat dia. Pergilah dan bawa dia kepadaku. Ketiga sekawan sangat sedih ketika mendengar kata kata Raja. Mereka dengan terpaksa pergi menemui Unta dan menyampaikan keinginan Singan yang ingin bertemu dengannya. Si Unta merasa takut demi mendengar tawaran aneh tersebut. Dia berpikir bahwa saat saat terakhirnya sudah akan datang dan sebentar lagi dia sudah akan menjadi santapan Singa. Dia merasa sudah tidak punya kesempatan untuk melarikan diri sehingga dia memutuskan untuk menemui Singa dan menyerahkan semuanya pada takdir. Ketiga sekawan kemudian mengantarkan unta ke tempat Singa berada. Singa sangat senang ketika bertemu Unta. Dia menyambutnya dengan ramah dan menjamin keselamatannya selama berada di dalam hutan. Unta benar benar takjub demi mendengar kata kata Singa. Dia menjadi sangat senang dan memulai hidup barunya dengan anjing hutan, burung gagak dan serigala. Suatu hari ketika Singa sedang berburu makanan dia mendapat perlawanan sangat gigih dari seekor gajah besar. Singa menderita luka luka yang cukup parah dalam perkelahian tersebut dan tidak memperoleh makanan untuk dirinya. Merasa takut dengan nasib buruk yang akan menimpanya, Singa berusaha bertahan selama 4 hari tanpa makanan. Sementara itu teman-temannya sangat kelaparan selama 4 hari itu, karena mereka terbiasa tergantung pada hasil berburu Singa untuk makanan mereka. Namun Unta telah merasa puas dengan merumput disekeliling hutan. Ketiga sekawan merasa kawatir dan membicarakan hal tersebut diabtara mereka. Begitu mencapai kesimpulan, mereka mendekati Singa dan berkata," paduka raja, anda semakin lemah dari hari ke hari. Kami tidak bisa melihat anda dalam kondisi seperti ini. Kenapa anda tidak membunuh saja Unta dan memakannya ?" Si Singa mengaum dengan keras,"tidak. Bagaimana kalian bisa memikirkanhal seperti itu ? dia tamu kita dan kita tidak boleh membunuhnya. Jangan pernah member saran seperti itu pada saya lagi di kemudian hari. Anjing hutan, burung gagak dan serigala melirik unta dengan pandangan sinis; mereka bertemu sekali lagi dan menyusun siasat untuk membunuh Unta. Mereka mendatangi Unta dan berkata,"Temanku, kamu tahu raja kita sudah tidak makan apapun dalam beberapa hari ini. Dia tidak bisa berburu dikarenakan luka dan sakit yang dideritanya. Dalam situasi seperti ini sudah menjadi tugas kita untuk mengorbankan diri kita untuk menyelamatkan hidup raja. Datanglah bersama kami, kami akan menawarkan tubuh kami untuk santapannya". Sang Unta tidak mengerti rencana jahat mereka, namun dengan polos dia menyetujui rencana itu. Mereka mereka kemudian mendekati Raja Pertama, Burung gagak maju kedapan dan berkata,"Paduka Raja, kami tidak berhasil memperoleh makanan untuk anda. Saya tidak bisa melihat anda seperti ini. Silahkan makanlah saya sebagai kewajiban saya untuk and ". Singa menjawab," Kawan, saya lebih baik mati daripada melakukan dosa seperti itu. Kemudian si Anjing Hutan maju dan berkata,"Paduka raja, Tubuh burung gagak terlalu kecil untuk memenuhi selera makan anda. Saya tawarkan diri saya untuk anda sebagai kewajiban saya untuk mempertahankan hidup anda. Singa dengan sopan menolak tawaran tersebut. Kemudia giliran serigala yang menawarkan dirinya untuk Raja. Dan Serigalapun maju kedepan dan berkata,"Paduka Raja, Anjing Hutan terlalu kecil untuk memuaskan rasa lapar anda. Saya tawarkan diri saya untuk tugas itu. Ayo makanlah saya dan puaskan rasa laparmu". Setelah berkata seperti itu, dia bersujud didepan Singa. Tetap singa tidak membunuh salah satupun dari mereka. Unta, demi melihat semua adengan tersebut tanpa mempedulikan keselamatannya juga memutuskan untuk maju dengan penuh formalitas. Dia maju kedepan dan berkata,"paduka raja, mengapa anda tidak membunuh saya saja. Anda adalah teman saya. Pada saat seorang teman dalam kesusahan maka yang dia butuhkan adalah seorang teman sejati. Ijinkan saya untuk mempersembahkan badan saya untukmu. Singa menimbang bahwa penawaran untuk menjadikan tubuh Unta sebagai santapannya sangatlah tepat. Singa menyerang Unta seketika itu juga, mencabik tubuhnya menjadi berkeping keeping. Singa dan teman temannya menyantap tubh Unta dengan puas selama 4 hari Moral : selalu waspada walau dengan teman sendiri http://www.e-banjar.com/content/view/400/410/lang,en/ |